Rahasia Minta Tolong yang Tidak Terdengar Memerintah

Memakai can, could, would, dan may untuk membuat permintaan sopan di email, chat, dan meeting.

Part 6 dari 20 ± 40 menit Gratis

Masalah: terdengar kasar padahal niatnya baik

Dalam bahasa Indonesia, "Kirim filenya ya" terdengar wajar. Diterjemahkan mentah-mentah menjadi "Send me the file.", kalimat itu terdengar seperti perintah di telinga penutur bahasa Inggris. Solusinya: bungkus permintaan dengan kata bantu sopan.

Tangga kesopanan

LevelKalimatKapan dipakai
😐 LangsungSend me the file.Hindari di kerja
🙂 SantaiCan you send me the file?Rekan akrab, chat
😊 SopanCould you send me the file, please?Klien, atasan, email
🤝 Sangat sopanWould you mind sending me the file?Permintaan besar / orang yang belum akrab

Pola yang wajib dihafal

  • Could you (please) + kata kerja dasar? — Could you review my draft?
  • Would you mind + kata kerja-ing? — Would you mind sharing your screen?
  • Can I / May I + kata kerja dasar? (meminta izin) — May I ask a question?
  • I was wondering if you could… (sangat halus) — I was wondering if you could extend the deadline.

Menjawab permintaan

MengiyakanMenolak halus
Sure! / Of course. / No problem.I'm afraid I can't do that by Friday. / Sorry, I'm not available then.

Menolak dengan sopan: jangan hanya "No." Beri alasan atau alternatif: "I'm afraid I can't by Friday, but I can send it on Monday."

Kata ajaib: please & thank you

Letakkan please di akhir kalimat atau sebelum kata kerja: Could you please send… / Could you send it, please? Akhiri dengan Thank you atau Thanks in advance (di email).

Praktikkan langsung, gratis

Tulis dan jalankan kode langsung di browser, dapatkan penilaian otomatis. Daftar gratis kapan saja untuk menyimpan progres dan meraih sertifikat.

Coba latihan sekarang, tanpa daftar
Bagikan: WhatsApp Facebook LinkedIn X