Rumus Pertamamu: Biarkan Excel yang Menghitung (Bukan Kalkulator!)
Menghitung dengan operator + - * / ^ dan merujuk sel, termasuk urutan pengerjaan operasi.
Berhenti memakai kalkulator
Mengetik angka satu-satu ke kalkulator lalu menyalinnya ke Excel itu lambat dan rawan salah. Dengan rumus, Excel menghitung dari isi sel — dan menghitung ulang otomatis saat data berubah.
Operator hitung
| Operasi | Simbol | Contoh | Hasil |
|---|---|---|---|
| Tambah | + | =B2+C2 | jumlah dua sel |
| Kurang | - | =B2-C2 | selisih |
| Kali | * | =B2*C2 | perkalian |
| Bagi | / | =B2/C2 | pembagian |
| Pangkat | ^ | =B2^2 | B2 kuadrat |
Rumus selalu diawali =
Tanpa =, Excel menganggapnya teks biasa. 2+3 hanya tampil sebagai tulisan "2+3"; =2+3 tampil sebagai 5.
Merujuk sel, bukan mengetik angka
Bandingkan dua cara menghitung total belanja kopi:
- ❌
=15000*2— kalau harga berubah, rumus harus diubah manual. - ✅
=B2*C2— kalau harga di B2 berubah, total ikut berubah sendiri.
Urutan pengerjaan (seperti matematika di sekolah)
- Tanda kurung
( ) - Pangkat
^ - Kali
*dan bagi/ - Tambah
+dan kurang-
Contoh: =2+3*4 menghasilkan 14 (kali dulu), sedangkan =(2+3)*4 menghasilkan 20. Bila ragu, pakai kurung.
Error pertama yang akan kamu temui
| Pesan | Penyebab |
|---|---|
#DIV/0! | Dibagi dengan nol atau sel kosong |
#VALUE! | Menghitung teks sebagai angka |
#NAME? | Nama fungsi salah ketik |