Apa itu Git & Version Control

Mengapa developer memakai Git, apa bedanya dengan GitHub, dan istilah-istilah dasar yang akan kamu pakai terus.

Part 1 dari 22 ± 20 menit Gratis

Masalah yang diselesaikan Git

Pernahkah kamu punya folder seperti ini?

skripsi.docx
skripsi_revisi.docx
skripsi_revisi2.docx
skripsi_FINAL.docx
skripsi_FINAL_betul_ini.docx

Dengan cara itu sulit menjawab pertanyaan sederhana: apa yang berubah antara versi 2 dan versi 4? siapa yang mengubah? kenapa? Untuk kode program masalahnya lebih serius: satu baris yang salah bisa merusak aplikasi, dan di tim, dua orang bisa mengedit berkas yang sama dan saling menimpa pekerjaan.

Version Control System (VCS) adalah alat yang mencatat setiap perubahan pada berkas dari waktu ke waktu, sehingga kamu bisa kembali ke versi mana pun, melihat siapa mengubah apa, dan bekerja bersama tanpa saling menimpa.

Git

Git dibuat oleh Linus Torvalds (pencipta Linux) pada 2005 untuk mengelola kode kernel Linux. Kini Git adalah VCS yang paling banyak dipakai di dunia. Ciri utamanya:

  • Terdistribusi. Setiap orang punya salinan lengkap riwayat proyek di komputernya. Kamu bisa bekerja, commit, dan melihat riwayat tanpa internet.
  • Cepat. Hampir semua perintah berjalan lokal.
  • Berbasis snapshot. Setiap commit menyimpan "foto" seluruh proyek pada saat itu (secara efisien: berkas yang tidak berubah tidak disalin ulang).
  • Aman. Setiap commit punya ID unik (hash SHA-1 sepanjang 40 karakter) yang dihitung dari isinya. Mengubah riwayat diam-diam hampir mustahil.
  • Branching murah. Membuat cabang pekerjaan baru hanya butuh sepersekian detik.

Git bukan GitHub

GitGitHub / GitLab / Bitbucket
Apa itu?Program di komputermuLayanan web untuk menyimpan repository Git
FungsiMencatat riwayat versiBerbagi, kolaborasi, pull request, issue, CI/CD
Perlu internet?TidakYa

Analogi: Git seperti aplikasi pengolah foto, GitHub seperti Instagram. Kamu bisa memakai Git tanpa GitHub, tetapi GitHub butuh Git.

Istilah dasar

IstilahArti
Repository (repo)Folder proyek beserta seluruh riwayat Git-nya (disimpan di folder tersembunyi .git)
CommitSatu snapshot proyek + pesan + penulis + waktu
BranchJalur pengembangan; penunjuk bergerak ke sebuah commit
MergeMenggabungkan pekerjaan dari satu branch ke branch lain
RemoteRepository lain (mis. di GitHub) yang terhubung ke repo lokalmu
CloneMenyalin repository beserta seluruh riwayatnya

Memasang Git

  • Windows: unduh dari git-scm.com, atau winget install Git.Git.
  • macOS: ketik git --version di Terminal (akan menawarkan instalasi), atau brew install git.
  • Linux: sudo apt install git (Debian/Ubuntu) atau sudo dnf install git (Fedora).

Cek instalasi dengan git --version. Di kursus ini kamu tidak perlu memasang apa pun: perintah kamu dijalankan di simulator Git di browser. Perintah, keluaran, dan perilakunya meniru Git asli, jadi apa yang kamu pelajari di sini berlaku persis di komputermu.

Cara berlatih di KelasIT

Di kotak latihan, tulis perintah satu per baris. Baris yang diawali # adalah komentar. Saat kamu menekan Jalankan, semua perintah dieksekusi berurutan dan hasilnya tampil di panel Terminal. Panel Keadaan repository di sebelahnya menunjukkan cabang, berkas, riwayat commit, dan status — sangat membantu memahami apa yang terjadi.

Selain perintah Git, simulator mengenal perintah shell dasar: echo "teks" > berkas (menulis berkas), echo "teks" >> berkas (menambah baris), cat, ls, mkdir, cd, rm, mv, touch.

Praktikkan langsung, gratis

Tulis dan jalankan kode langsung di browser, dapatkan penilaian otomatis. Daftar gratis kapan saja untuk menyimpan progres dan meraih sertifikat.

Coba latihan sekarang, tanpa daftar
Bagikan: WhatsApp Facebook LinkedIn X