Memasang n8n & Mengenal Tampilannya
Tiga cara memakai n8n dan tur singkat antarmukanya.
Tiga cara memakai n8n
| Cara | Cocok untuk | Catatan |
|---|---|---|
| n8n Cloud | Paling mudah, langsung coba | Daftar di situs n8n, tanpa instalasi; ada masa percobaan, setelah itu berbayar |
| npx (di komputer) | Belajar & mencoba | Butuh Node.js; gratis |
| Docker (server/komputer) | Dipakai sungguhan | Data disimpan di volume; gratis (self-hosted) |
Cara tercepat untuk belajar: npx
Pastikan Node.js (versi LTS) terpasang, lalu buka terminal:
npx n8n
Tunggu hingga muncul alamat, lalu buka http://localhost:5678 di browser. Saat pertama kali, kamu diminta membuat akun pemilik (owner) — itu akun lokal di komputermu sendiri.
Cara Docker (lebih awet)
docker run -it --rm --name n8n -p 5678:5678 \
-v n8n_data:/home/node/.n8n \
docker.n8n.io/n8nio/n8n
-p 5678:5678 membuka port, dan -v n8n_data menyimpan workflow-mu agar tidak hilang saat container berhenti.
Tur antarmuka
- Overview — daftar workflow, credential, dan eksekusi.
- Canvas (kanvas) — tempat menyusun node. Tombol + menambah node.
- Panel node — klik dua kali sebuah node: kiri = data masuk (Input), tengah = pengaturan, kanan = data keluar (Output).
- Execute workflow — tombol untuk mencoba workflow.
- Active — saklar untuk menyalakan workflow agar berjalan sendiri.
- Executions — riwayat setiap kali workflow berjalan.
Kebiasaan baik: beri nama workflow yang jelas, misalnya "Notifikasi Pesanan Baru".