Dasar Dart: Function, Kondisi & Perulangan
Membuat function dengan nilai kembalian, arrow function, parameter bernama, serta if/else dan for.
Function = resep yang bisa dipakai berulang
Function adalah kumpulan langkah yang diberi nama. Kamu menulisnya sekali, lalu memanggilnya sebanyak yang diperlukan. Di Flutter, hampir semuanya adalah function: main, build, dan penanganan tombol.
int tambah(int a, int b) {
return a + b;
}
print(tambah(2, 3)); // 5
intdi depan nama adalah tipe hasil (apa yang dikembalikan). Gunakanvoidbila tidak mengembalikan apa pun.(int a, int b)adalah parameter: bahan yang diberikan saat memanggil.returnmengirim hasil keluar dan mengakhiri function.
Arrow function: versi ringkas
Jika function hanya berisi satu ekspresi, gunakan panah => (otomatis mengembalikan nilainya):
int kuadrat(int n) => n * n;
Kamu akan sering melihat bentuk ini di Flutter, misalnya onPressed: () => ....
Parameter bernama (named parameter)
Dengan kurung kurawal { }, parameter diberi nama saat dipanggil. Kode jadi mudah dibaca, dan inilah gaya yang dipakai semua widget Flutter (Text('hai', style: ...)).
String sapa({required String nama, String sapaan = 'Halo'}) {
return '$sapaan, $nama!';
}
sapa(nama: 'Sari'); // Halo, Sari!
sapa(nama: 'Budi', sapaan: 'Selamat'); // Selamat, Budi!
required= wajib diisi.sapaan = 'Halo'= nilai bawaan, dipakai bila tidak diisi.- Urutan parameter bernama bebas.
Kondisi: if / else if / else
if (nilai >= 90) {
print('A');
} else if (nilai >= 75) {
print('B');
} else {
print('C');
}
Dart memeriksa dari atas dan menjalankan blok pertama yang benar. Ada pula bentuk ringkas ternary: kondisi ? nilaiJikaBenar : nilaiJikaSalah, misalnya aktif ? 'Online' : 'Offline'.
Perulangan: for
for (int i = 1; i <= 3; i++) {
print(i); // 1, 2, 3
}
Tiga bagian dalam kurung: nilai awal (int i = 1), syarat lanjut (i <= 3), dan langkah tiap putaran (i++ = tambah 1).