Pengenalan Svelte & Komponen Pertama

Apa itu Svelte, apa bedanya dengan framework lain, cara memulai proyek, anatomi file .svelte, dan membuat komponen pertamamu.

Part 1 dari 30 ± 40 menit Gratis

Apa itu Svelte?

Svelte adalah framework untuk membangun antarmuka web yang interaktif. Seperti framework lain, kamu memecah halaman menjadi komponen — balok-balok kecil seperti tombol, kartu, atau menu — lalu menyusunnya menjadi aplikasi utuh.

Yang membuat Svelte istimewa: Svelte adalah compiler. Kode .svelte yang kamu tulis diubah saat build menjadi JavaScript biasa yang sangat efisien. Hasilnya: kode yang kamu tulis sedikit, ukuran file kecil, dan aplikasi terasa cepat.

CiriArtinya buatmu
Kode ringkasLebih sedikit baris untuk hasil yang sama. Tidak ada boilerplate berlebihan.
Reaktif bawaanUbah data, tampilan ikut berubah. Tidak perlu fungsi khusus untuk "memberi tahu" framework.
CSS ter-scope otomatisGaya di sebuah komponen hanya berlaku untuk komponen itu.
Dipakai luasDipakai banyak perusahaan, dan punya framework aplikasi penuh bernama SvelteKit.

Svelte 5 dan runes. Kursus ini memakai Svelte 5, versi modern dengan sistem reaktivitas bernama runes — simbol khusus berawalan $ seperti $state dan $derived. Runes membuat perilaku kode lebih jelas dan mudah diprediksi.

Cara memulai proyek

Pasang Node.js (versi 18+) lalu jalankan di terminal:

npx sv create nama-proyek
cd nama-proyek
npm install
npm run dev

Perintah sv create menanyakan beberapa pilihan (template, TypeScript, dll.). Setelah npm run dev, buka alamat yang tampil (biasanya http://localhost:5173). Setiap kali file disimpan, halaman diperbarui otomatis.

Ingin mencoba tanpa instalasi? Pakai svelte.dev/playground, atau langsung pakai editor di kursus ini.

Anatomi file .svelte

Satu komponen = satu file berakhiran .svelte. File ini bisa berisi tiga bagian, semuanya opsional:

<script>
  let pesan = 'Halo dari Svelte!';
</script>

<h1>{pesan}</h1>

<style>
  h1 { color: seagreen; }
</style>
BagianIsi
<script>Logika: variabel, fungsi, impor. Semua yang dideklarasikan di sini bisa dipakai di markup.
MarkupTampilan: HTML biasa ditambah sintaks Svelte seperti {pesan}. Tidak perlu dibungkus tag <template>.
<style>CSS yang otomatis ter-scope: hanya berlaku untuk elemen di komponen ini.

Struktur proyek SvelteKit

nama-proyek/
├─ package.json        daftar paket & perintah
├─ svelte.config.js    konfigurasi Svelte
├─ vite.config.js      konfigurasi Vite (build tool)
└─ src/
   ├─ routes/          halaman aplikasi (satu folder = satu alamat)
   │  └─ +page.svelte  halaman utama
   └─ lib/             komponen & kode yang dipakai ulang

Cara kerja latihan di kursus ini

  • Editor berisi file App.svelte. Kamu menulis satu komponen utuh.
  • Saat menekan Jalankan, komponenmu dikompilasi dengan compiler Svelte 5 asli, dirender di browser, lalu dicek otomatis.
  • Impor dari Svelte ditulis seperti biasa: import { onMount } from 'svelte'.
  • Bab yang butuh banyak file memakai pemisah <!-- file: Nama.svelte --> — akan dijelaskan saat dibutuhkan.

Kesalahan umum pemula

  • Lupa menutup tag, misalnya <h1>Halo tanpa </h1>. Compiler akan menolaknya.
  • Menulis {pesan} tetapi variabel pesan belum dideklarasikan di <script>.
  • Mengira Svelte butuh this atau render() — tidak perlu. Variabel biasa langsung bisa dipakai di markup.

Praktikkan langsung, gratis

Tulis dan jalankan kode langsung di browser, dapatkan penilaian otomatis. Daftar gratis kapan saja untuk menyimpan progres dan meraih sertifikat.

Coba latihan sekarang, tanpa daftar
Bagikan: WhatsApp Facebook LinkedIn X