Api Kecil Milik Dina
Dina, seorang kasir, mengira coding bukan untuknya. Sampai satu langkah kecil menyalakan api yang mengubah hidupnya.
Dina, 23 tahun, bekerja sebagai kasir. Setiap malam ia menonton video tentang coding. Lalu ia menutup laptop sambil berbisik, “Mungkin itu bukan untuk orang sepertiku.” Tapi di sudut hatinya, ada api kecil yang belum mau padam.
Suatu pagi, Dina memberanikan diri. Ia membuka KelasIT.com dan menekan tombol Mulai. Bab pertamanya sederhana: menampilkan tulisan Halo, Dunia! Jari-jarinya sedikit gemetar, tapi ia mengetik.
Merah! Pesan error pertama muncul di layar. Dina menarik napas panjang. Sebagian dirinya ingin menutup laptop lagi.
Lalu ia teringat sebuah kalimat: satu langkah kecil hari ini sudah berarti. Ia membaca pesan error pelan-pelan, baris demi baris. Ternyata hanya ada satu titik koma yang tertinggal.
Hijau! Untuk pertama kalinya, kode buatan Dina berjalan. Ia tertawa sendiri di kamarnya. Hari itu, api kecil itu menyala: streak hari pertama.
Hari demi hari, Dina belajar 15 menit saja. Ada hari yang melelahkan, tetapi pelindung streak menjaganya tetap melangkah. Ia berhenti menunggu semangat datang, dan mulai membangun kebiasaan.
Satu per satu lencana menyala. Course pertama tamat, jalur belajar diikuti, dan level terus naik. Dina baru sadar: ia tidak lagi sekadar mencoba. Ia sedang tumbuh.
Setahun kemudian, Dina bekerja sebagai web developer junior. Bukan karena ia paling berbakat, tetapi karena ia tidak berhenti melangkah.
Setiap orang punya satu hari pertama. Mungkin hari pertamamu adalah hari ini. Cukup satu langkah kecil, dan api milikmu akan menyala.
Setiap orang punya satu hari pertama.
Hari pertamamu bisa dimulai hari ini. Cukup satu langkah kecil, sisanya akan menyusul.