Proyek Akhir: Laporan Penjualan Otomatis yang Bikin Bos Terkesan
Menggabungkan VLOOKUP, SUM, SUMIF, COUNTIF, INDEX+MATCH, dan IF menjadi satu laporan penjualan yang otomatis.
Mengumpulkan semuanya
Kamu telah belajar menghitung, memilih dengan IF, mencari data, meringkas, dan membersihkan. Di proyek akhir ini, semuanya digabung menjadi laporan penjualan otomatis: cukup tambah data order, seluruh laporan terhitung sendiri.
Skenario
Kamu admin penjualan. Setiap order tercatat dengan kode produk dan jumlah, sedangkan harga ada di daftar harga terpisah. Bos meminta total tiap order, omzet keseluruhan, omzet khusus Jakarta, sales terbaik, dan bonus.
Peta lembar kerja
| Area | Isi |
|---|---|
A1:E5 | Data order: Tanggal, Sales, Kota, Kode, Qty |
F2:F5 | Total tiap order (kamu isi): Qty × harga dari daftar |
H1:J4 | Daftar harga: Kode, Produk, Harga |
L2:L6 | Ringkasan laporan (kamu isi) |
Langkah berpikir
- Total order: ambil harga dengan
VLOOKUPdari daftar harga, kalikan dengan Qty. Kunci tabel harga dengan $. - Omzet total:
SUMkolom total. - Omzet Jakarta:
SUMIFpada kolom Kota. - Jumlah order Jakarta:
COUNTIF. - Sales terbaik: nama pada order dengan total terbesar →
INDEX+MATCH+MAX. - Bonus:
IFomzet total mencapai ambang, bonus 5%, jika tidak 0.
Tips pengerjaan
- Kerjakan dari atas ke bawah: ringkasan bergantung pada kolom Total.
- Coba tambah order baru di akhir; bila rumus tidak menyertakannya, perluas range (atau gunakan Tabel Excel agar range otomatis membesar).
- Periksa hasil dengan hitung kasar di kepala; bila jauh meleset, ada rumus yang salah.
Selamat! Setelah ini kamu bisa mengerjakan laporan yang tadinya makan waktu setengah hari menjadi hitungan menit. Lanjutkan belajar: Power Query, Power Pivot, Macro/VBA, dan Google Sheets (rumusnya hampir identik).